Habis Gelap Terbitlah Terang

Habis Gelap Terbitlah Terang Buku ini berisi menceritakan perjalanan hidup seorang pahlawan wanita R A Kartini dan surat suratnya yang ia tujukan kepada saudari dan sahabat sahabatnya Adapun isi dari surat surat itu adalah tenta

  • Title: Habis Gelap Terbitlah Terang
  • Author: Raden Adjeng Kartini Armijn Pane
  • ISBN: null
  • Page: 320
  • Format: Paperback
  • Buku ini berisi menceritakan perjalanan hidup seorang pahlawan wanita R.A Kartini, dan surat suratnya yang ia tujukan kepada saudari dan sahabat sahabatnya Adapun isi dari surat surat itu adalah tentang cita citanya untuk memajukan kaum wanita, harapan harapanya dan perjalanan hidupnya.

    • Unlimited [Music Book] ô Habis Gelap Terbitlah Terang - by Raden Adjeng Kartini Armijn Pane à
      320 Raden Adjeng Kartini Armijn Pane
    • thumbnail Title: Unlimited [Music Book] ô Habis Gelap Terbitlah Terang - by Raden Adjeng Kartini Armijn Pane à
      Posted by:Raden Adjeng Kartini Armijn Pane
      Published :2019-08-07T18:42:48+00:00

    About “Raden Adjeng Kartini Armijn Pane

    • Raden Adjeng Kartini Armijn Pane

      Raden Ayu Kartini, 21 April 1879 17 September 1904 , or sometimes known as Raden Ajeng Kartini, was a prominent Javanese and an Indonesian national heroine Kartini was a pioneer in the area of women s rights for Indonesians.After Raden Adjeng Kartini died, Mr J H Abendanon, the Minister for Culture, Religion and Industry in the East Indies, collected and published the letters that Kartini had sent to her friends in Europe The book was titled Door Duisternis tot Licht Out of Dark Comes Light and was published in 1911 It went through five editions, with some additional letters included in the final edition, and was translated into English by Agnes L Symmers and published under the title Letters of a Javanese Princess.The publication of R.A Kartini s letters, written by a native Javanese woman, attracted great interest in the Netherlands and Kartini s ideas began to change the way the Dutch viewed native women in Java Her ideas also provided inspiration for prominent figures in the fight for Independence from

    287 thoughts on “Habis Gelap Terbitlah Terang

    • " Tiada awan di langit yang tetap selamanya. Tiada mungkin akan terus-menerus terang cuaca. sehabis malam gelap gulita lahir pagi membawa keindahan. kehidupan manusia serupa alam” (Kartini - Habis Gelap Terbitlah Terang)“Wanita dijajah pria sejak dulu. Dijadikan perhiasan sangkar madu.”Itu adalah sebuah kutipan dari sebuah lagu lama. Sebelumnya saya ingin jelaskan kalau saya tidak sudi menggunakan istilah wanita karena artinya yang merendahkan. Wanita berasal dari kata: wani = orang; toto [...]


    • "Tahukah engkau semboyanku? Aku mau! Dua patah kata yang ringkas itu sudah beberapa kali mendukung membawa aku melintasi gunung keberatan dan kesusahan. Kata "aku tiada dapat!" melenyapkan rasa berani. Kalimat "aku mau!" membuat kita mudah mendaki puncak gunung.Sebelum baca buku ini, saya sempet mikir ngapain sih kita tiap 21 April kudu ngerayain hari kartini segala. Kayaknya biasa aja gitu, soal emansipasi itu. Ternyata pas baca buku ini baru ngerti, ternyata pemikiran beliau ini luar biasa sek [...]


    • Penulis : R.A Kartini Arjimin Pane (penerjemah)Genre : BiografiPenerbit : Balai PustakaTahun : 2005Halaman : IX, 204 halaman Habis Gelap Terbitlah Terang adalah buku kumpulan surat yang ditulis oleh Kartini. Kumpulan surat tersebut dibukukan oleh J.H. Abendanon dengan judul Door Duisternis Tot Licht. Setelah Kartini wafat, Mr. J.H. Abendanon mengumpulkan dan membukukan surat-surat yang pernah dikirimkan R.A Kartini pada teman-temannya di Eropa.Buku Habis Gelap Terbitlah Terang diterbitkan kembal [...]


    • Buku ini saya baca di waktu saya masih kelas 6 SD. Saat itu peprustakaan di sekolah saya mengoleksi banyak sekali roman dan novel-novel sastra Indonesia. Dan saya menemukan buku ini. Dulu saya sama tidak memberanikan diri membaca buku dengan bahasa-bahasa berat dan hanya mampu dicerna oleh orang-orang dewasa. Maklum masih anak SD. Tapi ternyata bahasa yang digunakan dalam buku ini sangatlah ringan dan mudah dimengerti. Saya pun berasumsi bahwa Raden Ajeng Kartini adalah tipe perempuan cerdas yan [...]


    • "Aku tiada hendak melihat, tetapi mataku tinggal terbeliak juga, dan pada kakiku ternganga jurang yang dalam sedalam-dalamnya, tetapi bila aku menengadah, melengkunglah langit yang hijau terang cuaca di atasku dan sinar matahari keemasan bercumbu-cumbuan, bersenda gurau dengan awan putih bagai kapas itu; maka dalam hatiku terbitlah cahaya terang kembali! (kepada Nona E.H. Zeehandelaar. Januari 12, 1900.)"Mungkin aku naif atau terlalu berani. Belum selesai aku membaca semua suratnya, aku akui, ak [...]


    • pertama kali, buku ini kubaca ketika kelas dua sma. kubaca sampai habis karna aku penasaran tentang keistimewaan kartini. dan ternyata terkandung sesuatu yang luar biasaKartini Ingin Menjadi Muslimah SejatiPada masa kecilnya, Kartini mempunyai pengalaman yang tidak menyenangkan ketika belajar mengaji (membaca Al-Quran). Ibu guru mengajinya memarahi beliau ketika Kartini menanyakan makna dari kata-kata Al-Quran yang diajarkan kepadanya untuk membacanya. Sejak saat itu timbullah penolakan pada dir [...]


    • Genius. Habis Gelap Terbitlah Terang yang disusun oleh Armijn Pane itu menggambarkan dengan gamblang pemikiran-pemikiran Kartini yang melapaui anak-anak di jamannya. Meski usianya tergolong singkat (21 April 1879-13 September 1904), ia sudah melahirkan gagasan-gagasan dan pandangan-pandangan luar biasa tentang peran wanita, kemanusiaan, agama, serta pikiran kemajuan lainnya untuk mewujudkan kaum perempuan yang terdidik. Lepas dari keotentikan, dan bahasa yang jadul, serta banyak 'kembangnya', bu [...]


    • Beautiful book! My friend recommended I read this while I visited her in Indonesia. It was an incredible experience to learn about a culture through their literature while simultaneously vacationing in that country. It tells the story of a very forward thinking woman in a time where it was not so commonI don't want to give anything away!



    • This book is a collection of letters that Kartini (1879-1904) wrote during the last 5 years of her life. For those of you who don't know Kartini, she is a national hero in Indonesia (her birthday is celebrated each year) for her pioneering work in the education of Javanese women. Unfortunately, she died at the very young age of 25 after giving birth to her first born child. The original letters by Kartini were written in Dutch, so I'm not sure how accurate the English translation is, however the [...]


    • Surat-surat R.A Kartini kepada teman-temannya di Eropa telah membuka mata Eropa, khususnya Belanda, akan keadaan sebenarnya negeri Hindia Belanda. Banyak peristiwa tonggak sejarah yang terlahir setelah terbitnya buku ini. Keluarga Abendanon dan Van Deventer semakin gencar mengobarkan politik etis di Hindia. Pada 1911, enam tahun setelah R.A Kartini meninggal, Van Deventer mendirikan Kartini School guna meneruskan perjuangan R.A Kartini. Tulisan R.A Kartini dalam surat-suratnya ini disebut sebaga [...]


    • I've finally started this book and I'm finding it very interesting but I find that to maintain focus I can only read a couple of letters at a time, so this will be slow-going. It's definitely an education for me as I know next to nothing about Java during the turn of the century (early 1900s) and I'm always interested in the role of women in a society. I'll journal again when I'm closer to finishing it. :) Took me forever to finish this book - not because it wasn't interesting but I found I appr [...]


    • <<< seakan-akan kami berjanji dengan nyonya, kamipun berpakaian biru - biru warna tanda setia ! setia, ialah kata bersahaja, tetapi alangkah besar dan dalam maksudnya ! lebih daripada cinta >>>


    • Belum selesai saya membaca buku ini dan pastinya! akan saya selesaikan. Saya hanya ingin berlama-lama dengan tulisan dan pemikiran beliau- yang rasanya tiada matinya. dan saya hanya ingin menjaga, menghayati, merenungkan, memikirkan dan memikirkan lagi tentang penderitaan, pemikiran dan perjuangan beliau. Sungguh! beliau adalah Kartini yang berhati mulia (ah, ibu Kartini betapa engkau membenci pujian) dan terlalu banyak pujian yang ingin kulontarkan, namun karena kau tidak suka lebih baik aku si [...]


    • Baca lewat audiobook (diunduh dari wordpress yang dimiliki sekaligus dinarasikan Elle March). Yang pertama saya tangkap setelah membaca (atau lebih tepatnya mendengar kali yah), adalah ungkapan pikiran Kartini walau personal dan subjektif, mampu meninggalkan kesan yang begitu kuat dan juga begitu ekspresif (atau kalau gaulnya, begitu quoteable), berputar melalui banyak topik mengenai penindasan budaya dan laki-laki, agama, semangat, optimisme, cita-citanya dan mimpinya yang jelas sangat maju, mo [...]


    • Decided to finally read this in response to this year's Kartini's Day (but ironically finishing this some few days ago. I feel super redundant, yeah).I would totally her best friend for sure. Imagine all those possibilities of talking about so many social issues with her.Another reasons why I should keep records of thoughts.



    • What a beautiful book.Membaca buku ini memang adanya membaca diari Ibu Kartini.I can see myself reach out this book if I ever lost any motivation. Terima kasih Ibu.


    • Membaca buku ini akan mengembarakan pada kedalaman ruang pikir dan rasa seorang almarhumah Kartini terhadap kehidupan. Banyak pemikirannya yang tidak sejalan dengan mayoritas masyarakat pada umumnya. Mulai dari menggugat adat istiadat yang merendahkan manusia, diskriminasi kaum perempuan, hingga pertentangan-pertentangan batin dirinya sendiri.Sangat menarik membaca surat-surat pribadinya dengan Nyonya Abendanon, hubungan yang sangat intim hingga almarhumah Kartini memanggil beliau dengan panggil [...]


    • Judul Buku :Habis Gelap Terbitlah TerangPengarang :Armijn PanePenerbit :Balai PustakaJumlah Halaman :1 sampai 204Nama Tokoh :R.A Kartin Buku ini menceritakan tentang perjuangan R.A Kartini untuk dapat bersekolah,dimasa sekolahnya R.A Kartini merasa bebas,namun ketika R.A Kartini berumur dua belas tahun kartini di pingit dan tidak diizinkan keluar.Sahabat kartini tiada hentinya berihtiar,supaya kartini diberi kemerdekaanya kembali.Ketika kartini berumur enam belas tahun pada tahun 1895,bolehlah k [...]


    • Judul buku :Habis gelap terbitlah terangPengarang :Armijn PanePenerbit :Balai PustakaJumlah halaman:1 sampai 204Nama tokoh :R.A KartiniTebal buku :2cm Melalui buku ini kita dapat mengetahui perjuangan R.A Kartini yang memiliki fisi dan misi untuk meningkatkan martabat kaun wanita. Melalui buku ini kita dapat mempelajari perjalanan hidup R.A Kartini. Perjalanan hidup nya hingga sukses melalui berbagai rintangan. R.A Kartini seorang anak yang suka belajar,dia tahu masih banyak pengetahuan yang dap [...]


    • trulyrudiono/20Buku pertama yang saya baca adalah Habis Gelap Terbitlah Terang terbitan P.N Balai Pustaka tahun 1963 terjemahan Armijn Pane. Buku ini saya temukan secara tidak sengaja di lapak buku bekas. Untuk membawa pulang juga tidak perlu biaya mahal. padahal makna sejarahnya lumayan juga. Oh ya, alasan pertama membawa buku ini selain memang saya belum punya buku dengan judul ini, adalah soal kovernya yang agak berbeda dengan kover buku tentang Kartini yang selama ini saya temui. Dengan posi [...]


    • Kartini adalah seorang salh satu wanita yang memperjuangkan kemajuan akan wanita.Dia bagaiokan salah satu panutan yang harus kita contoh dari semngatnya yang begitu membara membela kaum wanita.Dia adalah seorang wanita bangsawan yang hidupnya selalu diatur oleh ayahnya yang seorang bupati saat itu.Dalam hal perjodohan saja,ia harus dipilihkan dan dipingit dalam kamarnya.Dalam hal sekolah,dia harus sekolah dalam rumahnya sendiri tanpa sedikitpun mengenal keadaan dunia luar.Karena dia begitu meras [...]


    • Buku ini berisi kumpulan surat yang ditulis Kartini kepada teman-temannya. Dari surat-surat itu, Kita diajak untuk mengeksplorasi pemikiran Kartini.Pemikiran Kartini (yang tertuang dalam surat-suratnya) cenderung sama dengan sebagian wanita modern pada umumnya. Namun pemikiran tersebut menjadi tidak biasa ketika tercetus pada seorang wanita yang lahir di tanah terjajah pada abad 19. Kartini memiliki pemikiran yang progresif dan tidak mau tunduk oleh budaya yang dianggapnya tidak rasional. Bahkan [...]


    • Baca buku ini, harus dengan setting pikiran yg disesuaikan pada tahun 1800an akhir-1900an awal.Ini buku yg luar biasa. Masuk ke dalam pikiran Kartini sebagai wanita yg hidup pada zaman itungguh pikiran2 yg luar biasa. Sementara wanita2 Bumiputra lainnya hanya berpikiran mengenai masalah domestik, Kartini berpikir luas, dan bercita-cita yg paling tinggi (walaupun kiblatnya masih ke negeri Belanda). Saat itu, dengan kondisi seperti itu, hal tersebut adalah sebuah pikiran yg berani dan tidak biasa. [...]


    • Kartini adalah obor pergerakan untuk melawan feodalisme, lewat tulisan surat-suratnya kartini melawan dunia. Dia bersikeras ingin untuk sekolah (pada masa itu wanita dianggap tidak harus sekolah), Bagaimana dia menghadapi pandangan-pandangan sinis dari temen-teman Belanda di sekolahnya dan perlakuan-perlakuan diskriminasi karena dia bukan orang Barat. Dan surat-surat dibagian awal Kartini menuliskan sikap skeptis dia dengan agama, dia melihat orang-orang beragama banyak yang berbuat jahat. Dan a [...]


    • Sungguh tak terbayangkan andaikata orang seperti Raden Ajeng Kartini tidak dilahirkan di bumi Indonesia. Indonesia pada masa Kartini adalah Indonesia yang "memperbudak" perempuan. Mengutip ungkapan Plato (filsuf Yunani), "Perempuan adalah setengah laki-laki"; mungkin demikanlah pendahulu kita di masa Kartini memandang perempuan.Di masa kini, derajat kaum perempuan Indonesia dihargai sama dan sederajat dengan kaum laki-laki. Terkait dengan "sama dan sederajat" ini, kita bisa melihatnya dari rumus [...]


    • dari segi informasi, pastinya oke banget. Trutama karena saya bisa mengerti bagaimana dan kenapa Kartini diagungkan menjadi salah satu pejuang emansipasi wanita Indonesia.Dari segi tata-bahasa, indah sekali seperti puisi tulisan-tulisan surat Kartini kepada kawan-kawan Belanda-nya. Namun perlu diingat, sesuai dengan yg ditulis pada kata pengantar, bahwa surat2 Kartini ditulis dalam bahasa Belanda. Surat2 yg ada di buku ini adalah hasil translasi Armin Pane. Kalau translasi itu indah, ya itu kary [...]


    • I read this in college (about 20 years now), in a History of SE. Asia class. I need to reread it, but I will write this from my original impression. I remember loving it. I found the author of the letters so vibrant and sympathetic. She had ambitions and challenges that, despite the differences in culture and time, I felt a relation to. Her journey took a bit of of different, more traditional, trajectory in the end. I can't deny that I was a bit disappointed in that. Now that I have had a few ye [...]


    • mengesankan sang pelopor emansipasi wanita bagi sayasebagai seorang wanita, emansipasi memang sangat diperlukan dalam bidang pendidikan, mendapat kesempatan yang sama dalam pemerintahan, dan sebagainya namun pemaknaan emansipasi yang kii kehilangan batasnya juga perlu diperbaiki, sebab kita tetap juga harus mengingat kodrat kita sebagai seorang perempuan. memaknai hari kartini dengan menjadi seorang ibu yang baik dan seorang ibu yang mampu melahirkan calon-calon pemimpin yang baik di masa yang a [...]


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *